Contoh Barbagai macam Vandel, silahkan klik disini
Contoh Berbagai macam Gordon Wisuda klik disini
Contoh Bendera dan Umbul-umbul klik disini
Contoh Undangan klik disini
Contoh ID Card tebal seperti ATM klik disini
Google Map Murni print klik disini

Kontak kami : SMS - WA: 085 235 1925 36 BBM: 7698AE4A
Pembayaran Pesanan dan DP bisa via BRI, BNI, BCA, CIMB Niaga dan Mandiri
Masuk ke TokoPedia Murni Print klik disini
Masuk ke Facebook Murni Print klik disini
-------------------
Cara Menambah Penghasilan dari Blog Gratis-tis klik disini
Lihat TV lokal
Beli Pulsa Automatis CEPAT 24 Jam klik disini atau ingin usaha PPOB Jual pulsa elektrik Daftar Gratis di Bebas Bayar Gratis tapi Dahsyat
Solusi Transaksi online / Bayar dengan uang elektrik klik disini

Permisi Agan..... Ada Info penting

Ini Blog Pribadi yang Berisi Artikel-artikel penting (bagi saya), Baik Tulisan saya sendiri maupun dari berbagai Sumber, Semoga Manfaat Juga Untuk teman-teman yang membutuhkan

20 Februari 2013

Cara Menghitung Resistor Berdasarkan Warna Gelang


Resistor atau tahanan adalah komponen dasar elektronika yang berfungsi menahan arus listrik. Resistor termasuk komponen pasif dengan satuan Ohm (simbol: Ω) diambil dari nama George Simon Ohm, biasanya digunakan prefix Kilo Ohm dan Mega Ohm.

Satuan Resistor dan cara penulisannya
  1. 1R = 1 Ohm
  2. R33 = 0,33 Ohm
  3. 2R2 = 2,2 Ohm
  4. 1K = 1 Kilo Ohm (1.000 Ohm)
  5. 1,5K = 1,5 Kilo Ohm (1.500 Ohm)
  6. 1M = 1 Mega Ohm (1.000 K Ohm atau 1.000.000 Ohm)
  7. 4K7 = 4,7 Kilo Ohm (4.700 Ohm)
  8. 4M7 = 4,7 Mega Ohm
Simbol Resistor
Simbol Resistor
Bentuk fisik Resistor
Resistor
Sumber gambar dari Miracle
Kode Warna Resistor
Untuk mengetahui nilai resistor (Ohm) digunakan alat ukur Ohm Meter atau dengan cara melihat gelang-gelang warna (strips) pada fisik resistor yang umumnya terdiri dari 4 atau 5 warna. Nilai resistansi untuk daya besar pada umumnya tidak ditentukan dengan gelang warna tetapi dengan notasi yang ditulis langsung pada fisik resistor.

Warna-warna gelang resistor secara berurutan
  1. Hitam
  2. Coklat
  3. Merah
  4. Orange
  5. Kuning
  6. Hijau
  7. Biru
  8. Ungu
  9. Abu
  10. Putih
  11. Emas
  12. Perak
Penjelasan
  1. Resistor 4 warna
    Warna kesatu dan kedua adalah nilai, warna ketiga adalah faktor pengali, warna keempat adalah toleransi (emas ± 5% dan perak ±10%)
  2. Resitor 5 warna
    Warna kesatu, kedua, dan ketiga adalah nilai, warna keempat adalah faktor pengali, warna kelima adalah toleransi (coklat ± 1%; merah ± 2%; hijau ± 0,5%; biru ± 0,25; ungu ± 0,1%; abu 0,05%; emas ± 5%; perak ±10%)
Kode Warna Resistor

Contoh:
Menentukan nilai resistor yang terdiri dari 4 warna
  1. Merah, merah, orange, emas : 22.000 Ohm (22K) ± 5%
  2. Kuning, ungu, merah, emas : 4.700 Ohm (4K7) ± 5%
  3. Colat, hitam, hitam, perak : 10 Ohm  ± 10%

 =============================================================================

Setelah kalian mempelajari resistor konvensional (memiliki 4 kode warna), maka sekarang ada sebuah resistor lagi yang menggunakan 5 kode warna. Resistor jenis ini mememiliki nilai dengan akurasi lebih baik, resistor jenis ini biasa digunakan pada peralatan yang membutuhkan ketelitian tinggi seperti multimeter, parametrik, atau perangkat tone control hi-fi lainnya.
Gelang pertama sampai gelang ketiga merepresentasikan digit dari sebuah nilai, gelang keempat merepresentasikan faktor pengali, dan gelang kelima merepresentasikan toleransi dari resistor tersebut.
Contoh, menghitung nilai resistor dari gambar disamping adalah:         Gelang Pertama: Merah = 2
Gelang kedua: Merah = 2
Gelang ketiga: Hitam = 0
Gelang keempat: Cokelat = X10
Gelang kelima: Silver = 10%
berarti nilai resistor tersebut ialah (220 X 10)Ohm = 2200 Ohm = 2K2 Ohm dengan toleransi 10%.
Untuk memudahkan ada cara yang mudah, coba kunjungi link ini.


sumber http://blogger-aksanpunya.blogspot.com/2012/09/cara-menghitung-resistor-berdasarkan.html
Posting Komentar

Pulsa Murah Online 24 Jam

www.opulsa.com

Video HAB ke-64

Powered by TripAdvisor